Tuesday, December 29, 2015

Is it Neighbors garden much greener than us?

People often said that "your garden much greener than mine?"
But we who has the garden often thinks "are u okay? 'Cause my garden not pretty as yours, your garden much beautiful than mine"

Above expression common use on other people relationship, such as status marital, children or others.

Many of my friends already married and have children, they often said "OMG, i really envy at you Nit, you haven't married yet, you still have your own life, you don't have to think of your husband and children, you don't have to think what food you have to cook for them, you don't have to think about the mess of your house, you can go where ever you want to go, you still have your own privacy" BUT do they know, that i'm the one who really envy at them, they already have their spouse, who accompany her at night, they have their children who can accompany her when she got bored, and the most of it they don't have to hear other people saying "when you got married?" "you're getting older" etc etc

Right now i'm not really single, but i don't know what path we're going through, just live it day by day.
Sometimes i just think, why i was born in this country? Why i'm not born in the US or Europe? People who lived there, they never judge a person why she/he haven't married yet, why she/he still single, i really envy at people who was born at that place and live with their culture.




Monday, December 14, 2015

Perjalanan ke Bangkok, Thailand


Hari Pertama, 30 Juli 2015
Pada tanggal 30 Juli 2015, saya dan teman-teman berangkat ke Thailand demi mengisi cap di paspor ^_^ yang berangkat ada saya, Bu Dew, Ci Tri, dan Yuli. Kami berkumpul di bandara sekitar jam 5 kurang, tepatnya di Terminal 3 dengan pesawat Airasia  kode penerbangan QZ 250 yang seharusnya berangkat pada jam 6.55 pagi. Setelah kami menaruh bagasi di Baggage Counter kami langsung menuju tempat boarding, untuk menunggu disana, untuk aman aja sih. Awal-awal kami semua was-was dengan total berat koper, karena beli bagasi cuman untuk 2 orang pas berangkatnya, dan untuuuung banget deh, berat koper kami semua 39.6 kg karena maximal-nya kan 40kg, phiuh banget banget deh. Pas di ruang tunggu kami semua like usual foto-foto dunk, dan ternyata ya si Alin (suami yuli) juga ke Bangkok, kalo dia sih urusan kerjaan.



Pas di bandara ketika mau boarding kami semua diharuskan naik bis dari terminal ke pesawat, nah pas lagi ngantri gitu ketemu sama EX karyawan UBM yaitu Pak Hengky, wuih kaget banget deh. Dari ruang tunggu di bandara, kami semua sudah teriak-teriak kelaparan L sedih banget deh, pas sudah di pesawat kami semua langsung ambil posisi untuk tidur, ngantuk banget, maklum sudah berangkat dari rumah jam 4 pagi. Ketika sudah ingin terlelap, kami semua mulai dibagikan menu makanan yang sudah kami pesan sebelumnya di web airasia.


Setelah selesai makan, langsung deh satu per satu tepar ^_^ hehehehe
Sampai di Bangkok kami kecepatan 30 menit, abis dari imigrasi dkk baik Yuli dan Ci Tri segera beli sim card yang dapat digunakan di Bangkok, katanya sih sekitar 199-299 baht, ketika mereka sedang sibuk mengurus pembelian sim card tersebut dengan ditemani oleh Alin, saya dan bu dew foto-foto dunk ^_^



Setelah itu dibantu oleh Alin, kami mencari taxi untuk pergi ke tempat penginapan kami yaitu Wendy House yang terletak di 36/2 Soi Kasemson1, Rama1 Road, Siam dan enak-nya si supir baiiiiik banget, dia ngga tau tempatnya tapi dia mau memakai handphone pribadi dia untuk menelpon Hostel-nya dan menanyakan lokasi-nya, dan lumayan juga sih lokasinya, sekitar 30 menit dari bandara, tapi ngga nyesel deh, lokasi hostel-nya strategis banget, deket sama BTS (National Stadium), mall BMK, Siam Center, dan Madame Tussauds.



Awal-nya kami di kasih di lantai 4, agak sebel sih, karena kita request tidak mau di lantai 4, karena agak tinggi, yg dimana tidak ada lift, jadi harus naik turun tangga, yg dimana kita semua membawa bagasi dan tas banyak dan berat-berat gitu L untung akhirnya staff-nya bisa ngasih kita di lantai 3, ngga apa2 deh turun lagi ke lantai 3, daripada di lantai 4. Oh iya, biaya hostel untuk 2 kamar selama 4 hari 3 malam adalah THB 8,463.20 dengan ditambah deposit sebesar THB 400 untuk 4 orang.



Pada awal di bandara Jakarta kami semua mengumpulkan uang bersama untuk membayar penginapan dan transport, yg dimana masing-masing orang adalah THB 2,800 setelah kami beberes sebentar kami mencari makan siang, sepanjang perjalanan nemu berbagai macam jajajan, akhirnya kita beli buah mangga yg di jual di pinggir jalan, sambelnya memakai terasi lumayan banyak karena kencang gitu baunya (seperti buah rujak-rujakan yg dijual di pinggir jalan di Jakarta) dan setelah itu kami melihat food court yang berada di samping mall BMK, rata-rata makanan disana THB 40



Setelah makan kami langsung menuju ke Madame Tussauds, yang dimana ketika ingin kesana pasti kita akan melewati jembatan penyebrangan depan mall BMK.



Tiket masuk Madame Tussauds adalah THB 760 per orang, ketika kami disana Bu Dewi keliling Siam Center sendiri, karena dia sudah pernah ke Madame Tussauds dan menurut dia ngga worthed untuk masuk ke-2 kalinya.



Seharusnya jam 2 ketemuan sama bu dew di siam center, akan tetapi kami kecepatan, jam 1 sudah beres, dan cari-cari bu dew ngga nemu, akhirnya kami nunggu di coffee shop deket pintu masuk.



Setelah akhirnya ketemu dengan bu dew, kami semua kembali ke hostel untuk beberes dan istirahat sebentar, karena malam-nya kita akan ke Mall Platinum, Pratunam.
Malamnya ketika disana, kita mutar-mutar belanja, dan akhirnya setelah mutar-mutar lama cuman berhasil dapet oleh-oleh buat Kiki & fam (THB 500), dugh bener-bener loh saat itu sudah lapar tingkat dewa, sudah ngga kosen jalan, belanja, dsb. Mall Paltinum itu seperti ITC Mangdu yg tutup sekitar jam 9, mesti pinter-pinter nawar disana. Ketika kami di pratunam, kondisi cuaca langsung hujan dan tidak berhenti-henti sampai kami mau pulang dari sana sekitar jam 9. Akhirnya setelah mereka bertiga puas belanja, kami mencari makan di sepanjang jalan tersebut, nemu dunk Mango Sticky Rice ^_^ akhirnya makan itu, nasgor nanas sama pad thai.



Yang bayarin makan si yuli loh, dia bilang dalam rangka ultah dia ^_^ abis itu kita jalan-jalan cari pernak-pernik yg ada disana, dan nemu lah ada ikan manis kering gitu di pinggir jalan (THB 30), setelah itu kita langsung pulang. Ketika di taxi, Bu Dew sempet nanya ke supirnya jam buka Grand Palace, katanya sekitar jam 9 dan karena hari ini dan besok adalah hari libur yaitu Hari Budha, maka ada kemungkinan beberapa tempat di tutup, tapi ya sudahlah kita coba saja besok. Pas turun dari taxi, kita turun di depan food court BMK, nah disana dijual berbagai macam snack seharga THB 5-20, tapi rata-rata cuman THB 10, akhirnya kalap deh beli banyak (THB 260), setelah berhasil nemu cemilan yg banyak untuk sebagai oleh-oleh, akhirnya kita balik ke hostel untuk beristirahat demi besok supaya bisa jalan-jalan seharian lagi.

Hari Kedua, 31 Juli 2015
Pagi-pagi sudah dibangunin sama Bu Dew untuk bangun L rasanya gimana gituuuuu, akhirnya buru-buru mandi untuk sarapan, dan langsung cabut ke Grand Palace, untungnya kita nemu supir taxi yg baiiiiiik banget deh, ternyata dia pernah ke Indonesia untuk liburan, dia ngasih kita nomor HP dia just in case kalo kita mau make dia lgi untuk di anter kemana-mana. Ketika sampai Grand Palace, pertama kali yg terasa adalah buseeeeeet panas poll plus rame gilaaaaaaa.  (Tiket masuk THB 500)



Setelah dari sana, kita pergi Khaosan road, tempat itu seperti Kuta-nya Bali, banyak bule, akhirnya nemu baju kembaran buat Denny and Juli, tapi buat Jojo dan Jevan belum nemu L (THB 300), baju buat aoki (THB 200), setelah itu muter-muter cari buat oleh-oleh, makan, dsb, setelah itu kita balik ke Hotel untuk istirahat sebentar, karena sore-nya kita mau ke Lumpini Stadium dan Asiatique buat belanja lagi ^o^ hohohoho
Dari hotel kita ke Lumpini Stadium naik BTS (Bangkok Transit System) dan pindah ke MRT-nya, dan ketika mau keluar dari MRT-nya kita untung nanya2 orang dlu, karena ternyata tempat orang tanding Muay Thai sudah dipindahkan bukan di Lumpini Stadium lagi, tapi entah dimana, dan katanya jauh banget dari Stasiun Lumpini yg sekarang kita lagi singgah, si Bu Dew sampe sebeeeeel tak terkira, karena dia kan kepengen banget ke Lumpini untuk beli sarung tinju Muay Thai dan peralatan2 yg laennya, plus dia kepengen banget liat cowok-cowok Thailand berlaga di ring Muay Thai secara LIVE. Ketika di BTS National Stadium kita sempat beli kopi Choi Doi di sana, asli uenaaaaak banget loh, harus minum lagi next time ksana.



Dan karena batal kesana akhirnya kita langsung berangkat ke Asiatique, ternyata dari keluar stasiun BTS tersebut kita bisa naik kapal gratisan ke sana, tapi ya elaaaah antriannya panjang gila abiz, karena ya itu hari libur plus banyak turis, jadinya ya panjang banget, lumayan deh ngantri sampe kurang lebih 1jam untuk naik kapal gratisan, ada sih yg bayar sekitar THB 100 per orang, dan asumsi saya sih kapal-nya yg kalo julurin tangan ke samping langsung nyentuh air (kapal pendek gitu), berikut kapal gratisan



Perjalanan ke asiatique sekitar 5-10 menit, selama itu nikmati saja deh perjalanannya, dengan ditemani semilir angin malam (semoga ngga masuk angin).



Ketika sudah sampai di asiatique, tidak lupa harus diabadikan nih moement-moment kita disana.



Muter sana-sini, saya langsung teriak kelaperan L akhirnya nyari makan disana, langsung saya bilang sama Bu Dew saya mau makan Tom Yum-nya
Menu makan di asiatique
Asli uenaaak banget deh Tom Yum mereka. Setelah itu kita mencar mencari oleh-oleh, akhirnya nemu deh tas handycraft buat dikasih ke anak-anak QA (THB 600 untuk 6 tas), dan beli buku notes yg kecil buat anak-anak QM lainnya (THB 100 untuk 10 buku notes), eh trus pas nemenin yuli muter-muter beli kaos buat si Harfil (THB 180), dan anting buat saya sendiri (THB 25). Tadinya mau beli tas buat diri sendiri, murah klo dirupiahin, tapi karena kelamaan mikir, dan sudah malem, akhirnya pulang deh, tapi selama perjalanan jadinya kepikiran melulu L
Sampe hostel langsung beresin barang-barang yg dibeli hari ini untuk di pack di travel bag.
Istirahat yuk, kaki rasanya mo digantung aja supaya ngga pegel kaya gini :p

Hari Ketiga, 1 Agustus 2015
Pagi-pagi bangun langsung siap-siap cui, karena hari ini kita mau ke Chatuchak Market (weekend market), nih pasar kaya di Asemka Jakarta, bedanya nih pasar hanya buka di Sabtu Minggu saja, dan semakin beli banyak bisa dikasih lebih murah lagi. Akhirnya langsung semua pada maruk eui, belinya banyak banget, saya dapat baju fam buat si deny (THB 300), Korek buat dikasih ke beberapa orang saja (THB 200), celana pendek buat papa dan ita (THB 300), pashmina buat bu ratna dan shanty (THB 200), backpack buat ita sendiri (THB 150), pajangan jam buat dendy dan pak yus (THB 200), dompet buat ita mama and titin (THB 420), dan dapet cemilan duren kering 3 bungkus (THB 870), banyak banget kan?



Abis itu tangan dan kaki berasa cape poll, makan siang dulu ya….
Setelah mulut dan perut diberikan makanan, kita balik ke hotel buat naro barang2 yg buanyak ini, karena bingung jg mau ditaro dimana ya, hmmmmm…. Istirahat sebentar trus kita pergi ke Tesco (minimart) buat beli oleh-oleh makanan, dari hotel ke tesco kita jalan kaki saja, karena tidak jauh. Dan akhirnya kembali pula saya kalap, habis THB 666 (mantap kan angkanya), dapet kopi, bubuk cabe dan mie cup. Langsung mikir deh balik ke hotel-nya gmna pula, jalan bo…. Tangan dikuat2in untuk bawa segitu banyak, dan ketika mau balik ke hotel, langsung keinget mau ngirim paket (titipan Shinta), akhirnya yg bawain barang belanjaan saya si Bu Dew and Yuli, thanks banget deh sama mereka. Setelah itu langsung tancap ke BTS lagi, karena cuman ketemu DHL di BTS yg deket hotel, gara-gara hari libur, kantor pos mereka tutup juga, jadinya ngga bisa kirim lewat mereka. Pengiriman paket antar Bangkok saja memakan biaya THB 322. Mahal banget ya L
Ketika sampe DHL yg di BTS National Stadium, ada tempelan “On break, go to toilet, please wait 30 minutes” OMG, 30 menit cui, akhirnya diem doank di depan ruang bilik DHL  L sudah gitu, ketika orangnya datang, dia lama pula ngisi form dan sebagainya, ya kira-kira 30 menit jg, jadi ya itung2 1 jam sendiri di DHL, setelah itu buru2 balik ke hotel deh, karena sudah agak gelap dan anginnya kencang.
Setelah sampai hotel, langsung mandi deh, karena malam-nya kita mau ke Pat Pong, si Yuli pengen banget kesana, padahal Pat Pong itu tempat WTS gitu. Sebelum berangkat rambut sayadi tata sama Ci Tri, bagus deh.



Sebelumnya kita sempat makan di salah satu rumah makan yg ada di deket Sevel hotel, makanannya enak-enak, tapi sayangnya agak ngga friendly pelayannya. Akhirnya kesana cuman buat liat-liat saja, trus pas mo ke Chinatown, ngga nemu, kata salah satu pejalan kaki sekitar 30 menit-1 jam naik taxi, sedangkan kalo naik BTS ngga bisa katanya, so akhirnya kita balik ke BTS National Stadium untuk muter-muter di Siam Center-nya saja. Nemu dunk akhirnya HK Café di deket Siam Center.



Setelah itu perut makin berasa ngga enak, gara-gara pagi sarapan makan yogurt lumayan banyak trus siang minum Yakult ukuran besar, ketika jalan balik ke Hotel mereka mampir beli duren, karena sudah ngga kuat akhirnya balik duluan, perut bergejolak kaya gempa bumi L  baru aja mo pup, si yuli sudah ketok pintu, langsung deh buru-buru buka pintu, karena klo nungguin saya selese mengeluarkan hajat, bisa pingsan dia :p sebelumnya sempet nitip Chang (bir khas Thailand) 2 kaleng besar ke Ci Tri, buat oleh-oleh di rumah (THB 100)
Setelah selese mengeluarkan hajat, mereka pada mau makan duren di kamar, aku sih bilang jangan, makannya di depan hotel aja, karena pas di depan hotel disediakan bangku buat yg ngerokok, jadi mereka pada makan duren (Ci Tri dan Yuli), saya dan bu Dew minum bir Chang saja sambil ngerokok ^_^

Hari Terakhir (ke-empat), 2 Agustus 2015
Hari terakhir, kami habiskan untuk agak bangun lebih siang, kecapean dari kemaren-kemaren belum terbayarkan. Nah gara-gara ini nih, aku salto kebelakang L jadi gini ceritanya, semaleman saya sama yuli cerita-cerita sampe sekitar jam 1, trus saya bilang ke dia “eh yul sudah jam 1 loh, tidur gih, nanti bangunnya kesiangan loh”, trus ngga lama dari ngomong kaya gitu saya dengar ada orang mandi cebar-cebur kaya pake gayung gitu, padahal di hotel ini semuanya shower ngga ada yg pake gayung, dan kamar sebelah saya tuh sudah 2 hari kosong, dugh makin ngga enak gitu deh perasaannya, akhirnya sampe subuh ngga bisa tidur, sekitar jam 5 baru berasa ngantuk, and mau tidur dengan tengkurap supaya ngga denger yg ngga-nggga lagi, eh pas mau tidur, denger bunyi gedoran di pintu, kayanya si bu dew yg bangunin, dan dari posisi tengkurap itu langsung berlutut and gerakan mundur, maksudnya mau buru-buru buka pintu supaya si yuli kaga kebangun karena kasian dia sampe ngorok gitu tidurnya. Eh ternyata posisi aku berlutut itu sudah ngga jauh dari pinggir ranjang, dan alhasil salto kebelakang, di mana jatuhnya kepala di bawah, kaki diatas, mantaaaaap deh, si yuli akhhirnya kebangun gara-gara bunyi saya yg jatuh, tau dunk bunyi bom, nah itulah saya ketika jatuh ^o^
Ketika sudah selese mandi, sarapan, langsung deh beresin koper, karena mau langsung check out, dan sisa waktunya kita habiskan untuk muter-muter daerah sana aja. Setelah kita titip koper, kita mutar-mutar lagi di Siam Center, akhirnya beli tumbler starbucks, bagus deh



Setelah itu belanja di minimart yg ada di BMK, dapat sabun muka wanginya enak deh, green tea sama aloe vera (THB 110), setelah itu kita lunch di samping BMK lagi, mo nyari yg murah2 aja, and akhirnya beli daging babi buat di rumah, sebab di sana murah sih babi-nya (THB 40 dan THB 80).
Setelah semua selesai, kita balik ke hotel untuk beres2in koper lagi, maksudnya barang belanjaan kita tadi dimasukkin ke koper, dan sambil menunggu taxi pesanan kita sampai.
Ketika di bandara, kami segera memasukkan bagasi kami, dan koper saya disuruh paling terakhir, karena yg paling ringan, isinya cuman makanan :p kita cuman beli bagasi buat 3 orang aslias 60kg, dan kita kelebihan berat bagasi 5kg, akhirnya pas nambah bayar sekitar klo dirupiahin Rp 600.000 rugi sih daripada beli lewat online, tapi ya gmna lagi, nah yg bayar kelebihan koper adalah Ci Tri, karena dia beranggapan bahwa koper dia lebih berat daripada yg laen.akhirnya karena nanggung, travel bag yg rencananya mau dimasukkin ke kabin dimasukkin ke bagasi aja, sayang kan :p habis dari sana kita antri lagi buat di imigrasi, panjang bener antriannya L setelah bersusah-susah ngantri, akhirnya kita sudah melewati imigrasi dan tinggal menunggu pesawat yang membalikkan kita kembali ke Jakarta.
Di pesawat langsung pada tepar, pada kebanyakan tidur semua, tapi tidak lupa kita mesan makanan.



Ketika jalan pulang, cuaca sangat tidak mendukung, hujan, jadinya agak bergoncang selama di perjalanan. Ketika Pilot menyatakan kita akan sampai di bandara CGK, wuih rasanya kangen banget sama ranjang sendiri :p pas sampe bandara, langsung hubungi Titin untuk bilang kalo sudah sampai. Yang agak lama adalah ketika menunggu bagasi, setelah itu check koper kembali untuk keluar dari bandara, dan langsung lah kita ngibrit ke WC, kebelet banget banget banget :p
Ketika di mobil, langsung yg terpikirkan adalah es teh manis ^_^ dan besok waktunya massage di Poetre ^_^

Yang dirindukan akan Bangkok, Thailand adalah Tom Yum, Mango Sticky Rice, Pork meat, dan Choi Doi.
Berikut kesimpulan pengeluaran uang untuk ke Bangkok:

tiket

 Rp         2,867,000
taxi ke bandara

 Rp            124,000
Hari 1
patungan hotel+transport
 ฿           2,800

Makan+minum di BMK
 ฿                60

Madame Tussauds
 ฿              760

Belanja di pratunam (baju kiki&fam)
 ฿              500

Ikan manis
 ฿                30

Oleh-oleh Cemilan di BMK
 ฿              260

Hari 2
Grand Palace, Wat Arun dkk
 ฿              500

Baju Aoki
 ฿              200

Baju kembaran dengan harfil
 ฿              300

Makan di Khaosan
 ฿                40

Minum es jeruk
 ฿                20

Tas+notes di asiatique
 ฿              700

Makan di asiatique
 ฿              100

Anting
 ฿                25

Minum es jeruk nipis
 ฿                60

Makan padthai
 ฿                40

Kaos harfil
 ฿              180

Hari 3
Cemilan duren
 ฿              870

baju merah
 ฿              100

Chao Doi
 ฿                55

Makan di Chatuchak
 ฿           1,555

Baju deny&fam
 ฿              300

Korek
 ฿              200

Celana pendek papa+ita
 ฿              300

Pashmina
 ฿              200

Backpack
 ฿              150

Jam untuk pak yus+dendy
 ฿              200

3 Dompet
 ฿              420

Oleh-oleh di Tesco
 ฿              666

DHL Shinta
 ฿              322

Makan malam di sebelah sevel
 ฿                46

Chang
 ฿              100

hari 4
Sabun
 ฿              110

Tumbler
 ฿              480

Makan siang
 ฿                40

babi
 ฿              120

Total dalam baht
 ฿         12,809
 Rp         5,005,117

Total pengeluaran
 Rp            7,996,117